Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Dasar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2011

Apa dan Bagaimana Komponen Baterai Laptop?

Baterai Laptop

Komponen laptop yang paling mudah rusak dalam pemakaian normal harian adalah baterai! Apa yang salah? Semua instruksi dari buku panduan pengguna telah di ikuti dengan hati-hati tapi dari semua komponen laptop, tetap saja komponen baterai yang paling rentan untuk rusak atau punya performa yang semakin memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Baterai merupakan komponen yang cukup penting dari laptop. Apabila laptop tanpa baterai sama saja bukan laptop karena tidak mobile.

Ada beberapa pertanyaan berkaitan dengan baterai :
  1. Saya baru pakai 3 bulan/1tahun kok baterai sudah tidak bisa dipakai
  2. Baterai saya charge kok tidak penuh2x hanya sampai xx%
  3. Lampu charge baterai menyala tetapi kalau adaptor di cabut laptop ikut mati / baterai tidak berfungsi normal.
  4. Baterai saya simpan (tidak dipasang di laptop) setelah beberapa waktu kok tidak bisa dipakai lagi. Karena KATA ORANG : Kalau baterai mau awet lebih baik dicabut.
  5. dll
Kita bedakan ada 2 komponen utama baterai yaitu :

1.       CELL LITHIUM
•   Tempat menyimpan energi
2.       BOARD BATTERY
•   Yang mengatur  arus, menyimpan DATA/informasi dari CELL LITHIUM.  Hal ini dikarenakan LIthium bahan tidak dapat mengendalikan diri sendiri dan mudah meledak , beda dengan NI-CD. Sehingga harus di monitor panas, arus yg lewa (I), tegangan (V), charging time, etc.

Penjelasan Singkat :
  • Baterai dipakai BUKAN BERDASARKAN WAKTU (hari, bulan, tahun), tetapi di-DIHITUNG berdasarkan CYCLE CHARGE-DISCHARGE, setiap satu cycle kemampuan berdasarkan kalkulasi BOARD BATTERY akan berkurang, bukan kemampuan cell baterai. Dimana BOARD BATTERY ada batasan minimum kemampuan baterai yang diperbolehkan. Pada umumnya baterai bisa sampai 300-600 cycle. Jadi kalau dalam satu hari melakukan 30 cycle, kurang lebih baterai dalam 10 hari akan drop
  • Kenapa tidak penuh2x, karena Current Capacity di BOARD BATTERY tidak sinkron/SAMA dengan perhitungan Arus dan Voltage CELL BATTERY (CELL IMPEDANCE).  Ada beberapa type yang bisa di kalibrasi ada yang di LOCK oleh MANUFACTURE BATTERY (Bukan Manufacture laptop).
  • Kondisi ini biasanya karena SAFETY CIRCUIT di BOARD BATTERY sudah rusak, bisa di akibatkan over current (I), over voltage (V) maupun heat atau panas. Dan didalam BOARD BATTERY terdapat safety circuit 3 lapis dan CUKUP CERDAS.
  • Didalam BOARD BATTERY terdapat “self discharge/day” parameter dimana apabila battery tidak dipakai akan mengurangi “Current Capacity” di BOARD BATTERY , dimana ada minimum CURRENT CAPACITY yang di ijinkan oleh BOARD BATTERY. Apabila terlalu rendah maka BOARD BATTERY akan mengaktifkan SAFETY CIRCUIT, alias bunuh diri.
Dari tahapan di atas terlihat sebenarnya masalah baterai lebih banyak diakibatkan oleh BOARD bukan CELL BATERAI. Tetapi juga harus diingat LI-THIUM harus dimonitor dengan benar proses charging dan discharging, dikarenakan sifat dari bahan tersebut mudah terbakar dan mudah meledak. Tetapi memang memiliki keuunggulan kemampuan yang lebih besar dibandingkan seri Ni-CD.  Begitulah adalah hal positif menggunakan lithium tetapi terdapat pula hal negatifnya.
teknisi.com

Apakah baterai CMOS itu?

Baterai Cmos adalah baterai dengan voltase sekitar 12 Volt dan berdiameter sekitar 1,5cm (pada umumnya, untuk baterai PC) pada laptop, diameter dan bentuknya bisa berbeda. Baterai Cmos digunakan untuk menyimpan setting pada Cmos (sebuah IC program pada komputer) atau biasa disebut juga Bios. Itulah sebabnya mengapa tanggal dan jam di komputer anda tetap berjalan meskipun komputer dimatikan, ya.. karena baterai Cmos. Baterai Cmos merupakan baterai recharger yang akan di ‘charge’ kembali disaat komputer menyala.

Pada saat Anda menyalakan komputer pertama kali, akan tampak sebuah screen yg memberikan waktu beberapa detik bagi Anda untuk dapat mensetting BIOS dikomputer Anda. Tampilan tersebut hanya berlangsung kurang lebih sekitar 5 detik sebelum komputer meload Windows atau sistem operasi lainnya. Memang biasanya untuk orang awam memasuki BIOS tidak terlalu diperlukan, karena settingan BIOS secara default sudah cukup untuk digunakan. Anda dapat memasuki BIOS dengan menekan tombol DEL atau tombol F2, tombol yang umum digunakan untuk memasuki BIOS.

Apa Penyebab baterai CMOS cepat Habis ?
Baterai Cmos biasanya bisa bertahan lama (kurang lebih 5 tahun) dengan syarat komputer anda sering dipakai sehingga baterai tetap bisa terus di ‘charge’ ulang oleh komputer. Biasanya komputer yang tidak dipakai lama atau ‘nganggur’ berbulan-bulan mengakibatkan baterai Cmos akan habis dayanya diserap untuk kebutuhan Cmos/Bios.

Kerusakan kedua biasanya diakibatkan buruknya kualitas baterai. Dan sayangnya baterai Cmos yang beredar di pasaran memang baterai Cmos dengan kualitas ‘seadanya’ dengan harga bervariasi antara Rp. 3000 sampai Rp. 5000. Bahkan untuk pembelian partai, harga baterai Cmos tak lebih dari Rp. 700 per baterai.

Kerusakan yang disebabkan oleh baterai CMOS
Oleh karena fungsi BIOS yang cukup penting dalam komputer Anda, begitupun peranan baterai CMOS yang mensuplai tenaga bagi BIOS untuk bekerja sangatlah penting. Meskipun baterai CMOS telah habis, BIOS masih dapat bekerja dengan settingan lama tanpa bisa diubah-ubah.
  1. Jika BIOS sudah tidak dapat lagi melakukan tugasnya secara normal, kemungkinan perubahan-perubahan yang ada pada komputer Anda, terutama untuk pengenalan hardware-hardware baru tidak dapat dilakukan. Misalnya Anda akan memasang komponen baru dikomputer Anda (VGA misalnya), maka mainboard tidak dapat mengenali komponen tersebut dan dianggap tidak ada.
  2. Contoh kedua, ketika Anda melakukan perubahan pada settingan BIOS seperti perubahan pada Bootable Device, maka setelah Anda restart komputer tersebut settingan akan kembali pada settingan semula. Biasanya akan muncul tampilan pada screen bahwa setting BIOS erorr, dan Anda tidak dapat langsung membooting Windows, biasanya menekan tombol F1 atau F2 untuk melanjutkan booting.
  3. Komputer tidak menyimpan tanggal, bulan dan tahun. Dan tentu saja, settingan yang kita buat di Cmos atau Bios akan berubah ke posisi ‘default’, akibatnya komputer akan selalu meminta untuk men-setup ulang dengan perintah-perintah seperti Press Del to Setup, atau Press F1 to Continue atau perintah-perintah lain semacamnya. Sangat mengganggu bukan?
  4. Bila baterai tidak menyimpan tanggal bulan dan tahun, maka di beberapa situs terutama Facebook maka akan timbul peringatan keamanan dan situs yang anda masuki dianggap berbahaya (untrust site)! Mengganggu juga bukan?
  5. Banyak terjadi, walaupun tidak sering, baterai-baterai Cmos menyebabkan komputer tidak bisa hidup! Atau bisa hidup sebentar lalu nge ‘hang’ kemudian tidak bisa dihidupkan kembali, lalu dibutuhkan waktu beberapa jam untuk bisa hidup kemudian mati kembali. Bahkan pada laptop, baterai Cmos sering bocor. Dan bocoran itu menetes pada Mainboard yang mengakibatkan konslet pada board laptop.
  6. Sebaliknya, kesalahan setting yang terjadi pada Bios atau Cmos pun yang mengakibatkan komputer tidak hidup disimpan oleh baterai, sehingga komputer tetap tidak bisa hidup.
  7. Untrusted Connection; Salah satu akibat tidak berjalannya tanggal, bulan dan tahun karena kerusakan baterai Cmos:
Fungsi Bios :
  1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
  2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang (Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test).
  3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
  4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer).
  5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Teknisi.com

Apa Perbedaan DDR2 dan DDR3?

Mungkin sebagian dari kita belum banyak yang tahu tentang DDR2 dan DDR3. Saat akan membeli sebuah Laptop mungkin Anda pernah dihadapkan dengan pilihan memori antara DDR2 dan DDR3. Lalu apakah sebenarnya perbedaan antara DDR2 dan DDR3? Perlu diingat bahwa laptop-laptop terbaru saat ini sudah mulai banyak yang menggunakan DDR3 dibandingkan dengan DDR2.

Beda antara DDR2 dan DDR3
DDR2 atau Double Data Rate 2 saat ini sudah menjadi standar untuk sebuah PC atau Laptop menggantikan DDR sebelumnya. DDR3 mengkonsumsi power 1.5V per chip lebih hemat 0.3V dibandingkan dengan DDR2, itu artinya sebuah Laptop dengan DDR3 akan mempunyai daya tahan yang lebih lama dibandingkan dengan yang memakai DDR2.

Untuk data transfer DDR2 mampu melakukan kinerja 400-1066 MT/s (MegaTransfer per second) dan 3200-8533 MB/s sedangkan DDR3 mampu bekerja 800-2133 MT/s dan 6400-17066 MB/s! untuk masalah I/O bus Clock DDR2 tersedia antara 200-800MHz sedangkan DDR3 4000-1600 MHz.

Lalu mana yang terbaik untuk dipilih? Jika anda baru membeli sebuah Laptop maka tentunya pilihan utama adalah Laptop dengan dukungan DDR3. Namun lain halnya jika Laptop atau PC Anda sudah menggunakan DDR2, tentunya Anda tidak bisa mengganti DDR2 tersebut dengan DDR3 karena adanya perbedaan slot! Begitunya jika PC Anda menggunakan DDR maka Anda tidak bisa menggunakan DDR2 atau DDR3 karena perbedaan slot diantara masing-masing memori tersebut.
Teknisi.com


Selasa, 17 Mei 2011

FUNGSI KOMPONEN-KOMPONEN PADA MAINBOARD/MOTHERBOARD??

Berikut ini adalah komponen-komponen yang terdapat pada Mainboard/motherboard beserta Fungsinya;


Berfungsi untuk menghubungkan semua jalur data dalam mainboard. Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge. Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.

Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.

2. Slot Expansi

Berfungsi untuk memasang card-card tambahan... Jenisnya ISA,PCI,Lokal VLBUS,AGP
AGP Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama. Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan bus AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan buat memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai bus PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP Pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP Pro sendiri.

3. Soket/Slot Memori

Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Ada 3 jenis RAM (DRAM,SRAM,VRAM).Untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.

4. Soket Prosesor

Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem soket yaitu sistem slot. Namun, setelah era PentiumIII generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket. Untuk urusan soket prosesor ini, pilihlah motherboard dengan soket prosesor yang tepat. Soket 370 untuk prosesor Intel PentiumIII dan Celeron, soket A untuk prosesor AMD Athlon dan Duron, serta soket 423/478 untuk prosesor Pentium4.

5. Cache Memory

Chache memory, adalah suatu memori randomacsess kecil tetapi sangat cepat yang diselipkan antara CPU dan memori utama (DRAM).Merupakan sebagai jembatan Memori dengan RAM.

Berfungsi untuk mempercepat proses penyimpanan data pada media yang lambat (saat instal, copy CD, print, dll.)

6. CMOS

Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang mendayainya masih bagus.

7. Port Peranti Eksternal (serial, paralel, audio, USB)

Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB buat “berhubungan” dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan periferal lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Ethernet untuk masuk ke dalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang tidak terlalu banyak, namun amat membantu terutama untuk digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.

8. Soket Catu Daya (power supply, fan)

Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard.

9. Konektor Casing

Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.

10. Konektor IDE & Floppy

Pasti sudah pada tahu apa fungsinya, yaitu merupakan interface yang menyambungkan harddisk dan floppy disk ke motherboard. Saat ini interface harddisk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 100 MB/detik. Maxtor tengah mengembangkan interface baru yaitu Ultra ATA/ 133. Namun sampai edisi ulang tahun ini kelar ditulis, belum ada informasi terbaru bahwa interface ini mendapatkan respon yang bagus dari vendor lain. Yang tak kalah penting dalam menentukan motherboard adalah mengenali ukurannya.

Ada beberapa jenis ukuran motherboard, mulai dari AT, micro ATX dan ATX. Ukuran-ukuran ini dinamakan form factor. Pada umumnya, motherboard-motherboard sekarang sudah menggunakan teknologi ATX. Motherboardmotherboard kelas standar ada yang bertipe micro ATX, sedangkan motherboard mid end atau high end kebanyakan menggunakan form factor ATX. Meskipun form factor-nya berbeda, setiap jeroan motherboard memiliki standardisasi yang sama, sehingga ukuran ini hanya berpengaruh pada pilihan casing yang akan digunakan

Teknisi.com

Fungsi Chipset Mainboard

Chipset. Secara fisik, chipset berupa sekumpulan IC kecil atau chips yang dirancang untuk bekerjasama dan memiliki fungsi-fungsi tertentu. Pada sistem hardware komputer, chipset ini bisa terdapat pada motherboard, card-card (kartu-kartu) ekspansi, misalnya pada kartu grafis (video card), atau pada peralatan komputer lainnya. Fungsi chipset pada motherboard tidak sama dengan chipset pada kartu-kartu ekspansi. Begitu pula fungsi chipset pada peralatan komputer lainnya. Masing-masing memiliki fungsi sendiri yang bersifat spesifik. Chipset sebenarnya tidak selalu terdiri dari sekumpulan IC atau sekumpulan chip, kadang-kadang dijumpai hanya terdiri dari sebuah chip saja.

Chipset pada video card berfungsi untuk mengontrol rendering grafik 3 dimensi dan output berupa gambar pada monitor. Sedangkan chipset pada motherboard berfungsi untuk mengontrol input dan output (masukan dan keluaran) yang mendasar pada komputer. Perlu diketahui, bahwa yang dibahas pada bab ini difokuskan pada chipset yang ada pada motherboard, bukan chipset yang ada pada komponen atau perangkat komputer lainnya.

Lebih jelasnya, dapat dikatakan bahwa chipset yang biasa terdapat pada motherboard berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu komponen ke komponen lainnya. Misalnya mengarahkan data dari CPU (prosesor) menuju kartu grafis (video card) atau ke sistem memori (RAM), serta mengarahkan aliran data melalui bus PCI, drive IDE dan port I/O. Pada kasus ini, dapat diibaratkan bahwa chipset seakan-akan berfungsi sebagai ‘polisi lalu lintas’ pengatur aliran data pada motherboard di sebuah PC (Personal Computer).

Selain mengatur aliran data, chipset juga ikut menentukan piranti apa saja yang dapat didukung oleh PC tersebut, serta turut menentukan kecepatan FSB (Front Side Bus), bus memori, bus grafis, kapasitas serta tipe memori yang dapat didukung oleh motherboard yang bersangkutan, dan menentukan standart IDE, juga tipe port yang didukung oleh sistem.

Sebenarnya, lebih detail lagi dapat dijelaskan bahwa chipset tradisional pada motherboard terdiri dari dua bagian, yaitu northbridge dan southbridge. Tugas-tugas umum chipset seperti yang telah dijelaskan tadi, dibagi kepada kedua bagian chipset tersebut. Masing-masing bagian chipset (northbridge atau southbridge) mempunyai tugas sendiri-sendiri yang bersifat spesifik dan bekerja sesuai fungsinya.

Asal mula istilah northbridge dan southbridge
Pemunculan istilah northbridge dan southbridge berawal dari kebiasaan dalam menggambar suatu bagan atau peta tentang arsitektur suatu komponen. CPU biasanya diletakkan pada bagian atas (puncak) bagan. Pada suatu peta, bagian atas selalu identik dengan arah utara. CPU kemudian dihubungkan dengan chipset melalui fast bridge atau jalur penghubung cepat yang menyambung langsung di bagian atas unit chipset. Itulah sebabnya bagian yang langsung berhubungan dengan CPU tersebut disebut northbridge. Northbridge ini kemudian dihubungkan dengan bagian bawah unit chipset melalui slow bridge atau jalur penghubung yang lebih lambat. Unit chipset bagian bawah ini kemudian disebut southbridge. Jika bagian atas menyimbolkan arah utara, dengan sendirinya bagian bawah menyimbolkan arah selatan. Itulah sebabnya disebut dengan istilah southbridge.

1.  Northbridge
  • Northbridge disebut juga dengan nama memory controller hub (MCH). Perusahaan pembuat chipset yang menggunakan nama sebutan MCH ini adalah Intel. Sedangkan AMD, VIA dan perusahaan lainnya lebih banyak menggunakan nama sebutan northbridge.
  • Northbridge memiliki peran khusus yang sangat penting dalam suatu sistem motherboard. Northbridge adalah bagian yang menghubungkan prosesor (CPU) ke sistem memori dan graphics controller (AGP dan PCI Express) melalui bus berkecepatan tinggi, dan ke southbridge. Dengan demikian, Northbridge bertugas mengendalikan/ menangani komunikasi antara CPU, RAM, AGP atau PCI Express, dan southbridge. Bahkan pada sebagian chipset, di dalam northbridge juga berisi integrated video controller (pengendali video terintegrasi). Pada sistem Intel istilah integrated video controller ini disebut dengan nama Graphics and Memory Controller Hub (GMCH).
  • Northbridge juga berperan menentukan jumlah, type dan kecepatan CPU yang dapat dipasangkan pada motherboard, termasuk menentukan jumlah, kecepatan dan type RAM yang dapat digunakan. Setiap jenis chipset, kebanyakan dirancang hanya untuk mendukung seri prosesor tertentu saja, dengan jumlah RAM yang dapat dipasangkan bervariasi bergantung type prosesor dan desain motherboardnya sendiri.
Pada motherboard untuk prosesor Pentium (sebelum Pentium II), kapasitas RAM yang dapat dipasangkan seringkali dibatasi sampai 128 MB saja. Sedangkan motherboard untuk Pentium 4, kapasitas RAM yang dapat dipasangkan dibatasi 4 GB. Perlu diketahui bahwa sejak era Pentium Pro muncul, arsitektur Intel yang diterapkan prosesor tersebut dapat mengakomodasi address fisik lebih besar dari 32 bit, biasanya 36 bit, sehingga mampu mendukung RAM hingga 64 GB. Namun, jarang ada motherboard yang didesain mampu mendukung RAM hingga 64 GB, lagi pula banyak faktor pembatas lain yang tidak memungkinkan diterapkannya fitur RAM tersebut, misalnya keterbatasan dukungan dari OS dan mahalnya harga RAM).

Sampai saat ini, tidak begitu banyak chipset yang mampu mendukung dua tipe RAM sekaligus. Biasanya chipset semacam ini baru diproduksi bila muncul standart baru yang ditetapkan oleh pabrik karena munculnya perkembangan teknologi baru. Contoh northbridge yang hanya mendukung satu type RAM adalah northbridge dari chipset NVIDIA nForce. Chipset ini hanya dapat dipasangkan dengan prosesor AMD yang didesain menggunakan soket A yang dikombinasi dengan pemakaian DDR SDRAM. Contoh lainnya adalah chipset Intel i875. Chipset ini hanya dapat bekerja dengan prosesor Pentium 4 atau Celeron yang memiliki clock speed lebih tinggi dari 1,3 GHz yang dikombinasi dengan pemakaian DDR SDRAM. Sedangkan contoh chipset yang dapat mendukung dua tipe RAM adalah chipset Intel i915. Chipset tersebut dapat bekerja dengan prosesor Intel Pentium 4 dan Celeron yang menggunakan menggunakan DDR maupun DDR2.

Pada perkembangan selanjutnya, memory controller yang menangani komunikasi antara CPU dan RAM tidak lagi berada pada chipset, memory controller tersebut dipindahkan ke prosesor, terintegrasi dengan die prosesor. Contoh prosesor yang telah dilengkapi dengan memory controller ini adalah prosesor AMD64. Akibatnya, chipset untuk prosesor AMD64 (misalnya chipset NVIDIA nForce3) menjadi single chip (chip tunggal) yang merupakan gabungan dari semua fitur southbridge dengan port AGP. Chipset ini dihubungkan langsung ke CPU (prosesor). Sedangkan Intel juga akan melakukan hal yang sama, yaitu mengintegrasikan memory controller tersebut ke dalam prosesor produksinya. Rencananya kelak akan diterapkan pada prosesor yang berbasis mikroarsitektur Nehalem.

2.  Southbridge
  • Southbridge adalah bagian dari chipset yang mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard dan mouse, fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya.
  • Southbridge berhubungan dengan pheriperal, melalui jalur penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan bus ISA) dibandingkan jalur penghubung yang digunakan oleh northbridge. Pada beberapa chipset modern, southbridge sebenarnya mengandung (memuat) pheripheral yang terintegrasi pada chip, seperti ethernet, USB, dan audio.

APA SAJA KOMPONEN LAPTOP?

Secara keseluruhan laptop dan PC (Personal Computer) desktop sangatlah mirip. Mereka memiliki dasar perangkat keras (hardware) yang sama, juga software dan sistem operasi yang sama. Perbedaan utamanya adalah bagaimana cara komponen-komponen tesebut dikemas dengan ringkas.

Sebuah komputer desktop memuat motherboard, video card, hard drive dan komponen lainnya dimasukkan kedalam sebuah kotak besar. Monitor keyboard dan periperal lainnya disambungkan menggunakan kabel maupun wireless. Baik kotak itu berdiri secara vertikal maupun horisontal, memerlukan ruangan lebih banyak untuk penambahan card, kabel dan sirkulasi udara.

Oleh karena desainnya yang berbeda ini, dan kemampuannya dalam mobilitas komponen-komponen laptop harus memiliki syarat:
  • Ringkas untuk dapat dimampatkan pada ruang yang kecil.
  • Hemat energi
  • Menghasilkan panas yang lebih kecil dari pada komponen pada komputer desktop.
Seringkali, perbedaan inilah yang membuat komponen-komponennya sedikit lebih mahal, yang dapat menjadikan harga laptop lebih mahal.

Prosesor

Microprosesor, atau CPU, bekerja dengan sistem operasi untuk meng-kontrol kendali komputer. hal ini sangatlah utama, ber-tindak sebagai otak komputer. CPU menghasilkan panas yang tinggi, maka komputer desktop menggunakan kipas untuk sirkulasi udara dan plat peredam panas, sebuah plat yang disusun sedemikian rupa guna mengalihkan panas dari prosessor. Karena sejak laptop mempunyai jauh sedikit ruang maka memiliki metode yang lebih ringkas untuk menempatkan komponen-komponen peredam panas ini, CPU ini biasanya:

Bekerja pada voltasi dan clock speed yang rendah, hal ini mengurangi keluarnya panas dan tenaga yang berlebihan namun akan sedikit memperlambat kinerja prosessor. Banyak juga laptop yang dipasang berjalan pada voltase dan clock speed yang lebih tinggi, namun tetap menggunakan setting yang lebih rendah dalam konsumsi baterai.

Pemasangan motherboard tanpa pin, socket dan pin membutuhkan ruang lebih pada PC. Beberapa prosesor laptop dipasang langsung pada motherboard tanpa menggunakan socket. Ada juga laptop yang menggunakan suatu Micro-FCBGA (Flip Chip Ball Grid Array), yang mana menggunakan bola sebagai pengganti pin. Desain ini menghemat ruang, akan tetapi pada kasus ini berarti prosessor tidak dapat dilepaskan dari motherboard untuk diganti atau di upgrade.

Memiliki sleap mode atau slow-down mode, sistem operasi dan komputer akan bekerjasama untuk mengurangi kecepatan ketika komputer tidak sedang digunakan atau disaat prosesor tidak sedang tidak melakukan pekerjaan. G4 prosesor milik Apple juga memprioritaskan hal ini untuk menghemat tenaga baterai.
Beberapa laptop menggunakan komponen-komponen dari CPU desktop yang di set untuk bekerja pada clock speed yang lebih rendah. Meski hal ini dapat meningkatkan performa, namun laptop ini sering berjalan dengan panas yang berlebihan dan secara segnifikan mengurangi masa pakai baterai.

Pada umumnya semua laptop memiliki kipas kecil dan plat peredam panas, atau pipa penyebar panas untuk menolong menghilangkan panas dari CPU. Beberapa model laptop hi-end, meng-kurangi panasnya CPU dengan menggunakan cairan pendingin yang disalurkan disamping pipa panas. Juga kebanyakan CPU laptop berada disisi tepian laptop. hal ini memungkinkan kipas untuk memindahkan panas ke luar laptop tanpa melewati komponen lain.

Memory dan Storage

Sebuah memory laptop sangat mempengaruhi performa kecepatan laptop. beberapa laptop memiliki cache memory yang ditempatkan dekat dengan prosesor, hal ini memungkinkan akeses data yang lebih cepat. Beberapa juga memiliki jalur buss yang lebih besar, memungkinkan data dapat bergerak dari prosesor ke motherboard dengan lebih cepat.
Laptop sering menggunakan modul memory lebih kecil untuk meringkas ruang. Tipe momory yang digunakan pada laptop meliputi:
-          Small Outline Dual Inline Memory Module (SODIMM)
-          Dual Data Rate Synchronous RAM (DDR SDRAM)
-          Single data rate Synchronous RAM (SDRAM) Modul memory laptop
Beberapa laptop mempunyai memory yang mudah untuk di upgrade dan panel yang mudah untuk dilepaskan.
Sama seperti desktop, Laptop memiliki hardisk internal, yang digunakan untuk menyimpan sistem operasi, aplikasi dan file data. Bagaimanapun, laptop biasanya memiliki sedikit ruang hard-disk dibanding PC desktop. Sebuah Hardisk laptop tentu saja secara fisik juga lebih kecil daripada milik PC desktop. Sebagai tambahan, kinerja hardisk pada laptop berputar lebih lambat dari hardisk pada PC desktop, hal ini untuk mengurangi baik panas maupun penggunaan baterai.

Komputer desktop memiliki ruang yang cukup untuk dipasangi drive tambahan, seperti drive CD dan DVD ROM. Meskipun ruang pada laptop sangat kecil namun banyak laptop menggunakan suatu port desain modular, yang dapat dipasangkan pada tempat yang sama, hal ini memiliki tiga tujuan berbeda:
-          Hot swappable - komputer tetap berjalan selagi melakukan pengantian drive.
-          Warm swappable - komputer tetap berjalan selagi menganti drive, tetapi penyesuaian drive (alur yang digunakan pengiriman data ke prosesor) harus non-aktip
-          Cold swappable - komputer harus dimatikan saat melakukan pergantian.
Pada beberapa kasus port drive ini tidak sebatas digunakan untuk drive namun juga dapat digunakan sebagai baterai extra.

Display dan Sound

Suatu unit pemproses grafis (GPU) adalah sebuah microprosesor yang menangani pengolahan/ kalkulasi penting pada grafis 3D. Seperti prosesor CPU, sebuah GPU menghasilkan panas yang tinggi. Kebanyakan laptop memiliki kemampuan grafis built-in pada motherboardnya atau memiliki graphics card yang lebih kecil didesain khusus untuk laptop. GPU pabrikan seperti ATI dan nVidia, keduanya memproduksi GPU khusus untuk laptop. Laptop sering membagi memory antara CPU dan GPU, guna menghemat ruang dan baterai.

Banyak orang kurang memperhatikan bahwa laptop mengurangi performa grafisnya. Laptop memiliki banyak daya proses untuk produktivitas aplikasi web dan surfing. Bagaimanapun, laptop harus berjuang keras untuk mengatasi game 3D terbaru. Hanya beberapa laptop yang khusus dirancang untuk penggemar game, memiliki GPU yang lebih powerful dan tambahan video memory.

Layar laptop kebanyakan menggunakan layar LCD. Kebanyakan menggunakan ukuran layar antara 12 sampai 17 inci, dan ukuran dari layar mempengaruhi ukuran keseluruhan laptop. Sebagai tambahan, layar laptop meliputi:
-          Black-and-white (16 grayscale) or color (65,536 colors)
-          Matrix aktip atau pasif
-          Reflective Atau backlit

Layar matrix aktif mengeluarkan gambar yang lebih tajam dan lebih mudah dibaca, dan layar backlit menjadi lebih baik digunakan untuk kondisi kurang cahaya.

Kebanyakan laptop juga memiliki sound card sendiri maupun yang terintergrasi pada motherboard, begitu juga dengan speakernya yang built-in. Bagaimanapun juga, sangat jarang laptop memiliki kualitas soundcard maupun spiker seperti pada PC desktop. Para gamer dan penggemar audio dapat menambah kemampuan laptop mereka dengan menambahkan spiker external yang ditancapkan melalui port USB maupun port FireWire yang ada pada laptop.

Power Supply
Laptop dan desktop sama–sama menggunakan tenaga listrik. Keduanya sama-sama memiliki baterai kecil untuk menjaga keakuratan waktu, dan pada beberapa kasus dinamakan CMOS RAM. Bagaimanapun, tidak seperti komputer desktop, laptop lebih mudah dibawa dan bisa dioperasikan dengan baterai.

Baterai Nickel-Cadmium (NiCad) adalah tipe baterai pertama yang biasa digunakan di komputer laptop, dan laptop-laptop tipe lama kadang-kadang masih menggunakan baterai tersebut. Masa charge baterai tersebut kurang lebih dua jam, tetapi dapat berkurang bergantung pada efek memori. Gelembung gas dalam sel platina, menurunkan jumlah total ruang sel yang tersedia untuk masa recharge. Yang dapat disarankan mengenai hal tersebut adalah jangan mengisi ulang baterai sebelum benar-benar kosong. Kekurangan yang lain dari NiCad adalah apabila baterai dicharge terlalu lama, dapat meledak.

Baterai Nikel-Metal Hydride (NiMH) adalah jembatan antara baterai NiCad dan baterai Lithium-Ion (LiIon) yang terbaru. NiMH memiliki masa charge lebih lama dibandingkan NiCad tetapi secara keseluruhan memiliki total masa aktif lebih pendek.

Baterai LiIon adalah standard terkini untuk laptop. Baterai tersebut ringan dan memiliki masa aktif lebih lama. LiIon tidak bergantung pada efek memori, dapat dicharge secara acak, dan tidak akan menimbulkan efek panas bila di charge terlalu lama. Baterai LiIon juga lebih tipis dibandingkan baterai-baterai laptop yang lain yang membuatnya menjadi baterai ideal untuk notebook yang tipis. Baterai LiIon dapat bertahan hingga 950 sampai 1200 kali charge.
Banyak laptop yang menggunakan LiIon menyatakan memiliki masa aktif 5 jam, tetapi ukuran tersebut dapat sangat bergantung pada bagaimana komputer tersebut digunakan. Hard Drive, Disk Drive dan layar LCD, semua benda tersebut menggunakan tenaga baterai. Bahkan penggunaan koneksi internet wireless juga memerlukan tenaga baterai. Banyak model-model laptop memiliki software management power untuk memperpanjang masa aktif baterai atau mengawetkan tenaga baterai ketika baterai sudah mulai habis.

Whitebooks

Banyak orang membuat PC tambahan untuk mereka gunakan sendiri atau untuk pelanggan. Komputer buatan sendiri tersebut dinamakan Whiteboxes (kotak putih), yang menyajikan sebuah porsi yang signifikan untuk pasar komputer. Beberapa orang juga memodifikasi komputer mereka untuk penampilan, yang dinamakan “modding”. tetapi bagaimana dengan membuat atau memodifikasi laptop?

Laptop modifikasi atau buatan sendiri dinamakan buku putih (whitebook). Whitebook memainkan peran 5% dalam pasar laptop dan jumlah tersebut perlahan meningkat. Industri tersebut telah berjalan cukup baik dalam mepertahankan jumlah pengguna laptop. Mereka membuat laptop tersebut cukup sulit untuk dibuka, dimodifikasi dan mendapatkan onderdil2 laptop. Membuka casis laptop dalam hal kebanyakan membuat garansi pabrik tidak berlaku.

Membuat laptop dari awal masih cukup sulit dilakukan, karena tidak mudah mendapatkan perangkat-perangkat laptop. Tetapi vendor-vendor seperti ASUS dan ECS memudahkan beberapa pelanggannya untuk membeli kerangka – kerangka laptop kosong. Kerangka-kerangka tersebut dijual khususnya untuk reseller yang ingin membuat Whitebook dan menjualnya ke pelanggan. Sebagai tambahan, kita dapat memodifikasi atau mengup-grade dengan menggunakan kerangka tersebut. Perusahaan seperti TechStyle telah membuat bisnis hal tersebut.

Bagian-bagian laptop Whitebook terdiri dari:

Casis
Motherboard
Drive optik
Layar display
Keyboard
Graphics Card
Hal ini artinya bagi yang ingin membangun whitebook harus mencari:
Microprocessor
RAM
Wireless card

Pada hal ini, tidak ada standart riil untuk bentuk faktor desain (desain dan bentuk) tentang komponen laptop. Prosesor yang di desain khusus untuk laptop sangatlah banyak dipasaran, namun mencari motherboard yang sesuai dengannya adalah cerita lain. Untuk perangkat hard drivenya cukup standar, dan sistem memory SODIMM mudah dicari, namun untuk komponen lainnya masih membutuhkan pencarian lebih dalam.

Sejarah Laptop

Pada tahun 1970an Alan Kay dari Xerox Palo Alto Research Center memiliki suatu visi untuk sebuah komputer jinjing yang tidak memerlukan kabel, seukuran buku catatan. Ia menamakannya Dynabook. Dynabook milik Kay ini diciptakan dengan kemampuan network wireless. Dan hal ini mulai mengerakkan roda perkembangan sebuah komputer jinjing yang sebenarnya seperti sekarang ini.

Di era 1979, William Moggridge dari korporasi Grid System menciptakan komputer jinjing yang pertama: The Grid Compass Computer 1109. Memiliki 340 kilobyte memory, sebuah kotak die-cast magnesium dan sebuah layar lipat electrominescent. Nasa membeli banyak darinya pada kisaran $800 perbiji, untuk digunakan pada program ruang angkasa.

pada 1983 Gavilan Computer memproduksi sebuah komputer laptop yang bekerja dengan baik sebaik MS-DOS pada processor 8088. Diproduksi dengan 64K RAM, dapat di up-grade ke 128K. Dengan berta sekitar 9 pounds, memiliki touchpad/mouse didepan sebelah atas keyboard.

Pada tahun 1984 Apple memperkenalkan Apple model IIc. Apple IIc adalah sebuah notebook-seukuran komputer, akan tetapi bukan Laptop sebenarnya. Memiliki microprosesor 65C02, Memory 128 kilobytes dan floppy drive 5.25-inch internal, dua port serial, port mouse, modem card, power supply external, dan dapat dilipat. Komputer itu sendiri memiliki berat 10 sampai 12 lb (5kg), akan tetapi monitornya sedikit lebih berat. Apple IIc memiliki monitor monochrome 9-inci dan LCD panel optional. Kombinasi antara komputer/panel LCD telah menjadikannya sebuah komputer portable. Apple IIc dipasarkan ke rumah dan bidang pendidikan, dan meraup sukses untuk sekitar lima tahun.

Perusahaan lain seperti IBM, memperkenalkan komputer jinjing lainnya pada tahun berikutnya. Komputer jinjing pertama yang dilepas secara komersial adalah IBM PC, tidak seperti Apple IIc, PC convertible adalah benar-benar sebuah computer Laptop. Seperti Komputer Gavilan diperkenalkan pada tahun 1986. Dengan fitur:
Microprosesor 8088
Memory 256 kilobyte
Dua floppy drive 3,5-inch (8.9 cm)
Sebuah layar LCD
Paralel dan port serial printer
Ruang untuk modem internal
Sebuah software dasar mencakup pengolahan kata, penangalan kalendar, buku alamat, dan software kalkulator.

Dengan berat yang kokoh 12 lbs (5,4 kg), PC ini dijual pada kisaran $3500. Menjadi komputer jinjing yang pertama dengan desain clamshell seperti laptop sekarang. Sukses dari PC yang dapat dirubah menjadi katalisator untuk para pesaing seperti Compaq dan Toshiba mengubah desain clamshell ini menjadi komputer jinjing mereka sendiri. Dan mulai jaman dari sebuah komputer laptop.